Agustus 3, 2026

RABAT4D – FIFA Luncurkan Investigasi Argentina FIFA resmi membuka proses disipliner terhadap tiga wakil Argentina atas dugaan penyerangan yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Keputusan itu di umumkan setelah penyelidikan selama sepekan terhadap insiden yang terjadi di MetLife Stadium, New Jersey.

Leandro Paredes, Nahuel Molina, dan asisten pelatih Roberto Ayala menjadi pihak yang menghadapi tuduhan paling serius. Mereka di duga terlibat bentrokan dengan pemain Spanyol setelah pertandingan berakhir.

Selain itu, FIFA juga membuka sejumlah proses disipliner terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). Dugaan pelanggaran tersebut berkaitan dengan beberapa pertandingan Argentina sepanjang turnamen.

Sementara itu, Thiago Almada dari Argentina dan gelandang Spanyol Gavi juga di kenai proses disipliner. Keduanya di duga melakukan tindakan yang di anggap tidak sportif selama insiden tersebut.

FIFA Luncurkan Investigasi Trio Argentina Terancam Hukuman Berat

FIFA menyebut proses disipliner terhadap Paredes, Molina, dan Ayala berkaitan dengan dugaan penyerangan terhadap Gavi, Rodri, dan Dani Olmo. Ketiga nama itu kini berpeluang menerima hukuman berat apabila terbukti bersalah.

FIFA Luncurkan Investigasi Dalam pernyataan resminya, FIFA menjelaskan seluruh pihak yang di periksa telah diberi kesempatan menyampaikan pembelaan. Setelah itu, Komite Disiplin FIFA akan menentukan keputusan akhir sesuai prosedur yang berlaku.

“Sejalan dengan Kode Disiplin FIFA, para pihak yang menjalani proses telah di berikan kesempatan untuk menyampaikan posisi mereka. Setelah itu, Komite Disiplin FIFA akan mengeluarkan keputusan pada waktunya,” bunyi pernyataan FIFA.

FIFA Luncurkan Investigasi AFA Ikut Di selidiki karena Sejumlah Dugaan Pelanggaran

Tidak hanya individu, AFA juga menghadapi proses disipliner atas dugaan berbagai pelanggaran selama Piala Dunia 2026. Kasus tersebut mencakup nyanyian dan pesan yang di nilai tidak pantas, termasuk pesan bernuansa politik mengenai Kepulauan Falkland atau Islas Malvinas.

Argentina sebelumnya membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” atau “Kepulauan Falkland adalah milik Argentina”.setelah mengalahkan Inggris pada semifinal. Spanduk tersebut kemudian di tinggalkan di lapangan setelah pertandingan berakhir.

Selain itu, AFA juga diselidiki terkait dugaan diskriminasi dan tindakan rasisme, pelanggaran ketertiban serta keamanan pertandingan, keterlambatan kick-off, pelanggaran protokol pertandingan dan keamanan, hingga pelemparan benda oleh penonton. Seluruh dugaan itu berkaitan dengan beberapa laga Argentina di Piala Dunia 2026.

★ SITUS TERPERCAYA ★

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *